Better Data Processing, Sharper Business Decisions
Pelatihan Excel, Google Sheets, Looker/Data Studio, dan AI-Powered Data Analytics untuk tim perusahaan. Materinya disusun mengikuti pekerjaan yang benar-benar mereka kerjakan, sehingga hasil olah datanya langsung terpakai untuk mengambil keputusan.
Datanya menumpuk. Keputusannya tetap menunggu.
Setiap perusahaan hari ini punya data jauh lebih banyak daripada yang sanggup dimanfaatkan timnya. Yang tertahan biasanya bukan datanya, tapi waktu yang habis untuk merapikan, dan keraguan saat harus menyimpulkan.
Di sinilah kami masuk. Bukan sekadar mengajarkan rumus, tapi membiasakan tim mengubah angka menjadi temuan yang bisa dibawa ke rapat, dan dipakai untuk memutuskan.
- Laporan bulanan masih dirakit manual. Berhari-hari, dan diulang dari nol setiap periode.
- Data tersebar di banyak file. Tidak ada yang yakin versi mana yang paling benar.
- Semua bergantung satu orang yang jago Excel. Kalau dia cuti, permintaan angka dari manajemen ikut tertunda.
- Dashboard sudah ada, tapi belum komunikatif. Belum dinamis, dan tidak ikut memperbarui diri saat datanya bertambah.
- AI sudah tersedia, tapi belum dioptimalkan. Tim tahu alatnya ada, belum tahu cara memakainya agar kualitas kerja naik dan waktunya lebih efisien.
Sudah melintasi banyak industri, bukan sekadar mengajarkan rumus
Setiap industri membaca datanya dengan cara berbeda. Karena itu yang kami latih bukan hanya cara memakai rumus, tapi cara menerjemahkan data sesuai konteks bisnis masing-masing, sehingga hasil olahannya relevan dengan keputusan yang memang perlu diambil.
Perbankan & jasa keuangan
- Bank Indonesia
- Bank Sinarmas
- Bank KEB Hana Indonesia
- Bank Ganesha
- Reasuransi Syariah Indonesia
Farmasi & kesehatan
- Kementerian Kesehatan RI
- Kalbe Farma
- Hexpharm Jaya
- Kimia Farma
- Enseval Medika Prima
Konsumer & ritel
- United Family Food (Unifam)
- Alfamidi
- Glico Indonesia
- AVO Innovation Technology
Manufaktur & otomotif
- Astra Visteon Indonesia
- Daikin Airconditioning Indonesia
- Sinkona Indonesia Lestari
Energi, agribisnis & lingkungan
- Pesona Khatulistiwa Nusantara
- Gold Coin Indonesia
- Prasadha Pamunah Limbah Industri
Pemerintahan & sektor publik
- Kementerian Kesehatan RI
- Bank Indonesia
- Bappelitbang Kota Bandung
Sebagian dari 50+ perusahaan dan instansi yang pernah mengadakan pelatihan bersama LearnByte.
Dua jalur, satu tujuan: tim Anda bisa mengerjakannya sendiri
Corporate Training
Untuk tim yang laporannya masih dirakit manual, datanya tersebar di banyak file, dan hasil akhirnya sulit dibaca manajemen. Kami mulai dari kondisi tim hari ini, lalu naik bertahap sampai mereka bisa menyusun sendiri laporan yang rapi dan siap dipresentasikan.
Microsoft Excel — 4 level
Berangkat dari pekerjaan salin-tempel yang menyita waktu, naik ke pengolahan database besar lewat Power Query dan Power Pivot, sampai laporan yang memperbarui dirinya sendiri.
Google Sheets — 2 level
Untuk tim yang bekerja bersamaan di satu berkas dan sering bentrok versi. Kolaborasi real-time, IMPORTRANGE, Query, dan ArrayFormula.
Looker / Data Studio
Bukan hanya membuat chart, tapi memilih chart yang tepat dan menyusunnya sebagai alat komunikasi, supaya pesannya sampai sesuai audiens yang dituju.
AI-Powered Data Analytics
AI sudah tersedia di dalam Google Workspace dan Microsoft 365 yang tim Anda pakai setiap hari, tapi biasanya berhenti di coba-coba. Program ini mengajarkan prompting dengan framework yang teratur, supaya hasilnya bukan cuma membantu, tapi juga konsisten dan mendekati potensi terbaik yang bisa diberikan Gen AI.
Gemini dengan Google Sheets
Analisis, pembersihan data, dan penyusunan ringkasan langsung di dalam spreadsheet tim, dengan pola prompting yang bisa diulang hasilnya.
Microsoft Copilot dengan Excel
Menyusun formula, menafsirkan data, dan mempercepat laporan berkala memakai framework prompting yang sama rapinya.
Dari data ke presentasi
Mengubah temuan menjadi deck yang powerful dan komunikatif, siap dibawa ke rapat manajemen tanpa perlu dirapikan ulang.
Belum ada yang persis cocok dengan kebutuhan?
Tidak masalah. Materi dan lingkup program bisa kami sesuaikan dengan kondisi tim serta anggaran yang sudah Anda rencanakan, jadi tidak perlu menyesuaikan diri dengan paket yang sudah jadi.
Cukup ceritakan apa yang sedang jadi kendala di tim Anda. Kalau Training Needs Analysis-nya sudah tersusun, kirimkan saja, nanti kita bahas bersama dan susun programnya dari situ.
Pilih yang paling mirip kondisi tim Anda
Level pastinya kami tentukan bersama lewat pre-test sebelum program dimulai, supaya materinya benar-benar sejalan dengan kondisi tim di lapangan.
Pilih yang tim Anda butuhkan
Modul dirakit ulang setiap kali, mengikuti level dan jenis pekerjaan tim Anda. Tidak semuanya harus diambil.
Menghapus pekerjaan salin-tempel yang berulang dan merapikan data sebelum diolah.
Untuk tim yang datanya sudah terlalu besar dan berat kalau diolah dengan cara biasa.
Laporan yang memperbarui dirinya sendiri dan siap dibaca manajemen.
Untuk tim yang bekerja bersamaan di satu berkas dan sering bentrok versi.
Menyusun laporan yang menarik datanya sendiri tanpa disalin ulang.
Menyiapkan data agar dashboard-nya bisa dipercaya sejak awal.
Chart yang salah pilih membuat pesannya hilang. Bagian ini melatih memilih bentuk visual sesuai pesan dan audiens yang dituju.
Dashboard yang bisa ditelusuri sendiri oleh pembacanya.
Disusun bertahap sesuai kesiapan tim.
Supaya hasilnya konsisten, bukan bergantung keberuntungan sekali coba.
Memakai AI yang sudah tersedia di Google Workspace dan Microsoft 365.
Temuan yang langsung berbentuk materi presentasi yang komunikatif.
Kami tidak berhenti di hari pelatihan
Banyak pelatihan selesai begitu sesinya berakhir. Di LearnByte, sesi justru bagian tengahnya. Prosesnya berjalan dari pemetaan awal sampai laporan untuk HR.
Pre-Test
Memetakan bagian mana yang belum dikuasai tiap peserta, supaya materinya tepat sasaran sejak awal.
Sesi Pelatihan
Kelas kecil 10–20 peserta agar setiap orang sempat bertanya dan dikoreksi langsung.
Post Test
Menguji pemahaman teori dan konsep, bukan sekadar mencatat kehadiran.
Final Project
Studi kasus hands-on dengan kasus berbeda dari materi kelas, supaya kemampuannya terukur objektif.
Personal Feedback & HR Report
Peserta menerima catatan atas hasilnya, tim HR menerima laporan perkembangan seluruh peserta.
Sesi yang sudah berjalan
Cara kami bantu tim perusahaan sampai berdampak dan terukur
Dari menunggu laporan, menjadi menyusunnya sendiri
Tim Bahtera Permata Utama sudah terbiasa membaca laporan rapi yang keluar dari sistem akuntansi. Begitu diminta menyajikannya sendiri dalam bentuk Excel, prosesnya tersendat di rumus. Setelah pelatihan, penyajian laporan tidak lagi bergantung pada sistem atau pada satu orang, dan tim bisa membawanya sampai tingkat presentasi.
“Pembelajarannya interaktif dan banyak insight baru soal Excel. Materi yang paling saya suka bagian membuat dashboard, karena tim saya memang butuh mengolah data sampai tingkat presentasinya. Rumus logika seperti IF, SUMIF, dan VLOOKUP sekarang yang paling sering terpakai.”
Inggit — HR, PT Bahtera Permata Utama
Diajar langsung oleh founder, dengan standar yang tidak berubah antar batch
Kelvin Tham, MBA
Seluruh sesi dibawakan langsung oleh founder LearnByte. Latar MBA-nya membuat kelas punya standar pengajaran yang jelas, sekaligus memastikan insight yang dihasilkan tidak berhenti di teks dan angka, tapi sampai ke business acumen yang benar-benar terpakai.
Didampingi class manager
Setiap kelas dibantu class manager yang memastikan peserta tidak tertinggal saat praktik. Karena pengajarnya sama di setiap batch, kualitas sesi tetap konsisten dari satu kelompok ke kelompok berikutnya.
Fokus pada business acumen
Yang kami latih bukan hanya cara memakai rumus, tapi cara menerjemahkan data ke dalam konteks bisnis masing-masing industri, sehingga hasil olahannya relevan dengan keputusan yang perlu diambil.
Menyesuaikan cara kerja tim Anda
Online dan tatap muka
Sekitar 80% program kami berjalan online dan 20% tatap muka. Keduanya sudah jadi rutinitas, bukan penyesuaian darurat.
10–20 peserta per batch
Ukuran ini kami jaga agar pendampingan tetap memungkinkan. Untuk peserta lebih banyak, program dibagi ke beberapa batch.
Jabodetabek dan luar kota
Sudah berjalan di Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Semarang, dan Yogyakarta.
Durasi mengikuti kebutuhan
Dari satu sesi intensif sampai program berjenjang beberapa pertemuan, ditentukan bersama saat perencanaan.
Sertifikat dengan ID terverifikasi
Diterbitkan LearnByte dan dilengkapi nomor kredensial yang bisa dicek keasliannya lewat pencarian ID.
HR Report
Rekap kehadiran, hasil penilaian, dan catatan perkembangan peserta diserahkan setelah program selesai.
Yang biasanya ditanyakan sebelum memulai
Apa bedanya dengan pelatihan Excel lain?
Sebagian besar pelatihan berakhir saat sesinya selesai. Kami melanjutkannya dengan post test untuk menguji pemahaman konsep, lalu final project berupa studi kasus hands-on dengan kasus yang berbeda dari materi kelas. Setiap peserta menerima Personal Feedback, dan tim HR menerima HR Report. Jadi yang Anda dapat bukan catatan kehadiran, tapi gambaran siapa yang benar-benar naik kemampuannya.
Materinya bisa disesuaikan dengan pekerjaan tim kami?
Bisa, dan memang itu yang biasanya kami lakukan. Sebelum program dimulai kami memetakan level tim lewat pre-test dan melihat jenis pekerjaan yang mereka tangani, lalu menyusun materi serta studi kasus dari situ. Lingkup program juga kami sesuaikan dengan anggaran yang sudah Anda rencanakan. Kalau Training Needs Analysis-nya sudah tersusun, kirimkan saja dan kita bahas bersama.
Bagaimana kalau level tim kami tidak seragam?
Ini kondisi yang paling sering kami temui. Kami punya program placement test yang bisa didiskusikan bersama tim LearnByte untuk memetakan tingkat pemahaman tiap peserta, sehingga level pelatihannya sejalan dengan kondisi nyata di lapangan. Dari hasil pemetaan itu kita tentukan apakah tim sebaiknya dipisah ke beberapa batch berbeda level, atau digabung dengan materi yang disusun bertahap.
Berapa peserta per batch?
Umumnya 10 sampai 20 orang. Batas ini kami jaga supaya setiap peserta masih bisa bertanya dan dikoreksi langsung. Untuk jumlah lebih besar, program dibagi ke beberapa batch dengan jadwal yang diatur bersama.
Sertifikatnya seperti apa?
Sertifikat diterbitkan oleh LearnByte dan dilengkapi nomor kredensial. Keasliannya bisa dicek kapan saja dengan memasukkan ID sertifikat, sehingga tetap bisa diverifikasi oleh pihak ketiga.
Tim HR dapat laporan hasilnya?
Ya. Setelah program selesai, tim HR menerima HR Report berisi rekap kehadiran, hasil penilaian, dan catatan perkembangan tiap peserta. Laporan ini bisa dipakai untuk evaluasi program pengembangan internal.
Online atau harus tatap muka?
Keduanya tersedia. Sekitar 80% program kami berjalan online, jadi formatnya sudah teruji. Untuk tatap muka, kami sudah berjalan di Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Semarang, dan Yogyakarta.
Siapa yang mengajar?
Seluruh sesi dibawakan langsung oleh Kelvin Tham, founder LearnByte dan lulusan MBA, didampingi class manager selama kelas berlangsung. Latar MBA-nya membuat kelas punya standar pengajaran yang jelas, sekaligus memastikan insight yang dihasilkan tidak berhenti di teks dan angka, tapi sampai ke business acumen yang nyata.
Ceritakan kondisi tim Anda
Tidak perlu tahu persis program apa yang dibutuhkan. Sebagian besar percakapan dimulai dari “tim kami lambat kalau bikin laporan”, dan kami bantu rumuskan dari sana.
Chat via WhatsAppPIC LearnByte akan segera menghubungi tim Anda.
admin@learnbyte.co.id · +62 822-1018-5352